Pendampingan Akreditasi Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya oleh Direktorat Penyediaan Tenaga Kesehatan dan Perpustakaan Nasional

by admintasik

Perpustakaan merupakan salah satu sarana yang menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Dalam UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan disebutkan bahwa perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.  Oleh karena itu untuk memberikan layanan berkualitas, perpustakaan diharapkan memberikan layanan minimal sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

Penerapan Standar Nasional Perpustakaan dilakukan melalui kegiatan akreditasi perpustakaan. Perpustakaan yang terakreditasi menjadi poin penting untuk meningkatkan kepercayaan pemustaka terhadap kinerja perpustakaan serta menjamin konsistensi kualitas kegiatan perpustakaan. Dalam rangkaian proses menuju akreditasi tersebut dilakukan kegiatan pendampingan akreditasi perpustakaan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya oleh Direktorat Penyediaan Tenaga Kesehatan bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional pada tanggal 15 Juli 2022 bertempat di Gedung Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dan dihadiri oleh Wakil Direktur III, Ka Unit Perpustakaan, pengelola perpustakaan wilayah Tasikmalaya Kampus Cilolohan dan Kampus Tamansari, pengelola perpustakaan wilayah Cirebon, dan staf Pusat Penjaminan Mutu.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Ibu Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes selaku Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan, Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan sendiri memiliki regulasi terkait perpustakaan di lingkungan Kementerian Kesehatan melalui Permenkes No. 58 Tahun 2015. Kementerian Kesehatan kedepannya memiliki tugas untuk membentuk jejaring antar perpustakaaan di Kemenkes. Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan juga menyampaikan untuk menyiapkan butir akreditasi yang memiliki daya ungkit besar dan dapat disiapkan dalam waktu singkat. Selain itu, perlu dilakukan monitoring secara periodik dalam proses penyiapan borang akreditasi perpustakaan tersebut.

Bapak Hendro Saputro sebagai Ketua Tim Kerja Pembinaan Teknis Pendidikan Direktorat Penyediaan Tenaga Kesehatan menyampaikan bahwa saat ini baru 7 perpustakaan Poltekkes yang sudah terakreditasi. Tim memberikan target untuk akreditasi perpustakaan Poltekkes Tasikmalaya bulan Oktober / November 2022. Akreditasi perpustakaan ini kedepannya juga dapat menjadi daya jual Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya sebagai institusi BLU.

Sebagai narasumber dari Perpustakaan Nasional adalah Ibu Mujiani, S.Sos yang merupakan asesor sekaligus Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional. Dalam paparannya, narasumber menyampaikan bahwa untuk menyiapkan akreditasi perpustakaan perlu dipahami Standar Nasional Perpustakaan  sebagaimana tercantum dalam UU No 43 Tahun 2007 tentang Perpusatakaan dan Peraturan Perpusnas No 2 Tahun 2022 tentang pedoman akreditasi perpustakaan. Akreditasi perpustakaan terdiri dari 6 komponen yaitu koleksi, sarana prasarana, pelayanan, tenaga, penyelenggaraan dan pengelolaan, serta penguat. Selanjutnya dilakukan diskusi antara Narasumber dengan tim akreditasi perpustakaan terkait pengisian dan penyiapan instrument akreditasi. (Pusjamu)