Uraian tugas

  1. Ketua SPI
  1. Menyusun dan mengambil kebijakan terkait pelaksanaan tugas di SPI Poltekkes kemenkes Tasikmalaya
  2. Mengkomunikasikan kebijakan dan program kepada anggota SPI dan unit kerja
  3. Menandatangani laporan hasil Pengawasan/pengawasan SPI
  4. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas Pengawasan/pengawasan
  5. Mendorong percepatan tindak lanjut hasil pengawasan intern dan ekstern
  6. Melakukan koordinasi, perencanaan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas yang dilakukan masing-masing koordinator Bidang SPI
  7. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan audit, reviu dan monev unit kerja
  8. Menyampaikan laporan hasil Pengawasan/pengawasan kepada Direktur
  9. Berkoordinasi dengan pembantu direktur dalam menentukan lingkup Pengawasan/pengawasan yang akan dilakukan pada unit kerja dibawah tanggung jawab pembantu direktur yang bersangkutan
  10. Menugaskan anggota SPI untuk mewakili ketua SPI dalam pertemuan di lingkungan Poltekkes kemenkes Tasikmalaya atau di luar poltekkes kemenkes Tasikmalaya
  11. Memimpin rapat internal SPI

 

  1. Sekretaris
  2. Membantu ketua SPI sebagai management representative dalam koordinasi, perencanaan, pemantauan, evaluasi dan laporan kegiatan SPI
  3. Membantu menyiapkan kebijakan dan program
  4. Bertanggung jawab dalam pelaksanaan administrasi yang berkaitan dengan SPI
  5. Menjadwalkan rapat dengan ketuadan anggota serta kebutuhan administrasi lainnya
  6. Bertanggungjawab terhadap file yang dikumpulkan untuk dirangkum sebagai data
  7. Bertanggung jawab terhadap seluruh data hasil Pengawasan/pengawasan
  8. Menyiapkan laporan hasil Pengawasan/pengawasan triwulan bersama ketua dan bidang lainnya
  9. Bertanggung jawab kepada Ketua SPI
  10. Menghadiri rapat internal SPI

 

  1. Koordinator Bidang Pengelolaan Keuangan
  1. Melaksanakanpengawasandanevaluasipengelolaankeuangan
  2. Melaksanakanreviulaporankeuangan, RKA-KL
  3. Melakukan audit laporankeuangan
  4. Melakukan monitoring danevaluasiatashasil-hasilanalisa, temuanpengawasan, dan audit bidangkeuangan
  5. Melakukan supervise terhadappelaksanaan audit, reviu, monev, bimbinganteknis, sosialisasidan SPI award bidangkeuangan
  6. Bertanggungjawabdalammelakukan supervise proses perenncanaan, pelaksanaan, danpelaporan program SPI bidangKeuangan yang telahdibuatoleh auditor internal bidangKeuangan
  7. Melakukan supervise terhadappenyusunanlaporanhasil audit, reviudanmonev
  8. Menyampaikansaran danrekomendasiatashasil audit, reviudanmonevkeuangan unit kerjapoltekkestasikmalaya
  9. Menghadirirapat internal SPI dankegiatanlainnya

 

  1. Koordinator Bidang Pengelolaan SDM
    1. Melakukanpemeriksaaanapakahjumlah SDM yang adasessuaidengankebutuhanpoltekkespadaumumnyadankebutuhansatkerpadakhususnya
    2. Melakukanpemeriksaan SDM setiapbidang/bagian/subbagianuntukmemastikantidakadakapasitas SDM yang menganggur
    3. Melakukanpemeriksaanketaatanpegawaiterhadaptugaspokokdanfungsinya (tupoksi) masing-masingbagian
    4. Memastikanbahwasemuapegawaiaktifberaktivitas di satker yang diauditsesuaidengansuratkontrak yang mengesahkan
    5. Melakukan monitoring danevaluasiatashasil-hasilanalisa, temuanpengawasan, danpemeriksaantermasuk audit bidang SDM
    6. Bertanggungjawabdalammelakukan supervise proses perencanaan, pelaksanaan, danpelaporan program kerja SPI bidang SDM yang tekahdibuatoleh auditor internal bidang SDM
    7. Menyampaikan saran perbaikanterhadapkebijakanpimpinan, perencanaandanimplementasikegiatanpoltekkesterkaitdenganbidang SDM
    8. Menyampaikanhasilanalisa, pengawasandanpemeriksaaantermasuk audit yang terkaitdenganbidang SDM kepadaketua SPI
    9. Menghadirirapat internal SPI

 

  1. Koordinator Bidang Pengelolaan Aset
    1. Melakukananalisa, pengawasan, pemeriksaan, pengujiandanpenilaianataskegiatanpengelolaan BMN daritahapperencanaan, pengadaan, penerimaan, inventarisasi, pemanfaatan, sampaipenghapusansesuaiketentuan/ kebijakanperaturanperundangan yang berlaku
    2. Memastikan unit pemeliharandanperbaikan, urusanumum, ULP danpanitiapengadaanhtelahmelakukanperencaaanpengadaandiawaltahun
    3. Memastikankeberadaanfisikbarangsesuaidengan list barang/jasa yang dimilikisatker
    4. Memeriksaefisiensidanefektifitaspemanfaatan BMN
    5. Melakukanpemeriksaanapakah proses pengadaantelahsesuaidenganrencanapengadaan yang telahdisusun
    6. Memastikanpengelolaandanpemanfaatan asset telahmendapatkanijindaripihak yang berwenang
    7. Melakukanpengawasan proses pengadaanmulaidariperencanaansampai proses pengadaanberakhir
    8. Melakukanmonevatashasil-hasilanalisa, temuanpengawasandanpemeriksaaantermasuk audit bidang BMN
    9. Bertanggungjawabdalammelakukan supervise proses perenncanaan, pelaksanaan, danpelaporan program SPI bidang BMN yang telahdibuatoleh auditor internal bidang BMN
    10. Menyampaikan saran perbaikanterhadapkebijakanpimpinan, perencanaan, danimplementasikegiatanpoltekkesterkaitpengelolaan BMN
    11. Menyampaikanhasilanalisa, pengawasandanpemeriksaantermasuk audit yang terkaitdenganbidang BMN kepadaketua SPI
    12. Menghadirirapat internal SPI

 

Masing-masing koordinator, juga bertindak sebagai ketua tim pada pelaksanaan audit sesuai bidangnya, dengan tugas sbb :

  1. Melaksanakan audit internal di lapangan sesuai tim yang dibentuk (anggota tim dapat menggunakan staf atau karyawan dari unit kerja yang dianggap mampu melakukan audit).
  2. Melaporkan perkembangan pelaksanaan audit, monev dan reviu kepada ketua SPI
  3. Membuat laporan atas hasil audit, reviu dan monev

 

  1. Personalia

Mengingat tugas SPI cukup berat maka petugas SPI harus mempunyai klasifikasi sebagai berikut :

  1. Minimal berpendidikan S1 bidang kesehatan. Untuk yang non kesehatan diutamakan dari Ekonomi/Akuntansi, dan sudah berpengalaman kerja di Politeknik Kesehatan atau bidang pengawasan
  2. Menguasai (bukan harus ahli) pengelolaan Keuangan dan Pengelolaan aset serta Kepegawaian.
  3. Memahami kegiatan operasional Politeknik Kesehatan
  4. Mempunyai kredibilitas dan integritas yang baik
  5. Khusus untuk jabatan Ketua SPI, seyogyanya yang berpendidikan bidang Kese- hatan dan telah mendapat pendidikan tambahan atau berpengalaman dalam manajemen Politeknik Kesehatan, diutamakan yang sudah mengikuti dan memiliki sertifikat Auditor Ahli